Action & Devotion

Ibadah Gabungan September 2021
Vik. Chias Wuysang

 

1 Timotius 4:6-10

Kerohanian merupakan sesuatu yang perlu dilatih. Melatih kerohanian digambarkan bukan dengan suatu bentuk latihan yang apa adanya saja –seperti menunggu mendapatkan pencerahan– tetapi secara spesifik seperti latihan badani/olahraga seumpama seorang atlet. Di sini, ada nuansa yang menunjukkan ‘intensitas’ dalam perbandingan ini, yaitu suatu latihan yang sangat sulit dan menghabiskan banyak tenaga. Banyak contoh tokoh-tokoh yang baik untuk memahami intensitas/keseriusan dari seseorang yang melatih diri sedemikian rupa dalam bidang yang ia tekuni. Tetapi tidak ada contoh yang lebih baik dalam memahami hal ini selain melihat langsung kepada pribadi Kristus itu sendiri.

 

Orang Kristen memiliki lent: melakukan disiplin rohani selama 40 hari yang berasal dari peristiwa Yesus berpuasa dan dicobai di padang gurun (Lukas 4:1-2). Pengalaman ‘padang gurun’ sendiri tidak harus selalu dikaitkan dengan kondisi yang buruk atau tanda sedang dihukum Tuhan, karena Yesus pun berada di padang gurun dibawa oleh Roh Kudus. Malah seringkali pengalaman padang gurun ini justru membawa kita lebih mengenal Allah. Masa-masa yang penuh kelemahan dan kegagalan ini, justru pada saat itu kita benar-benar dapat menikmati pertolongan dan anugerah Tuhan dengan jelas.

 

Angka ‘40’ adalah angka yang sangat banyak muncul di Alkitab, seakan-akan menjadi kode rahasia yang sedang menunjukkan bahwa Allah sedang mengerjakan sesuatu. Israel mengembara selama 40 tahun, Musa puasa 40 hari untuk menerima Taurat, terjadi hujan selama 40 hari di masa hidup Nuh, Elia berlari selama 40 hari dari Izebel. Bukan hanya itu, usia mengandung juga selama 40 minggu. Hal ini menunjukkan ada suatu hidup baru setelah 40 hari/minggu/tahun yang penuh kesulitan/sengsara.

 

Dalam kehidupan yang baru, ada sesuatu yang perlu diganti. Seperti ketika kita berhenti melakukan sesuatu (misalnya pada masa lent), maka ada hal lain yang harus kita lakukan untuk mengganti hal tersebut. Yang perlu diperhatikan di sini: bukan hanya kita berusaha untuk membuang sesuatu yang Tuhan tidak suka, tetapi kita juga harus memikirkan hal apa yang disukai oleh Tuhan yang bisa kita kerjakan.

 

Tuhan memang menuntut sesuatu yang besar dari umat-Nya, tetapi Ia juga memberikan anugerah yang besar pula.

 

Ringkasan Khotbah oleh DG & TG.

 


 

Ibadah Gabungan Sekolah Kristen Calvin dan Sekolah Kristen Logos
Rabu, 1 September 2021

ACTION & DEVOTION
Vik. Chias Wuysang

 

Youtube SekolahKristenCalvin
https://youtube.com/SekolahKristenCalvinJakarta/

Youtube Sekolah Kristen LOGOS
https://www.youtube.com/c/SekolahKristenLOGOS/

 

#IbadahGabungan

#SekolahKristenCalvin

#SekolahKristenLOGOS

#SekolahKehidupan

#MembentukHati

#MemperbaruiAkalBudi

#MenanamkanTanggungJawab

 


 

 

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

//
//
Admin

Tim dukungan kami siap menjawab pertanyaan Anda. Tanyakan apa saja kepada kami!