Pdt. dr. stephen tong

blank

Lahir tahun 1940 di Xiamen, sebagai anak keenam dari tujuh saudara laki-laki. Kembali ke Indonesia saat masih belia, beliau kemudian menjadi warga negara Indonesia dan saat ini tinggal di Jakarta. Beliau adalah seorang hamba Tuhan yang dipakai begitu luar biasa oleh Tuhan, bukan hanya di Indonesia, tetapi juga di dunia internasional. Kecintaannya kepada Tuhan merupakan ciri utama dari kehidupan dan motivasi setiap tindakannya. Dukungan penuh istri dan anak-anaknya atas panggilan yang dikerjakannya mungkin sulit dikerjakan oleh banyak orang lain.

 

Seorang yang bukan lulusan arsitektur, tetapi telah merancang salah satu gedung gereja terbesar dengan gedung-gedung pendukungnya. Seorang yang bukan lulusan sekolah musik, tetapi telah menggubah musik sejak usia 16 tahun dan memimpin simfoni orkestra yang memainkan karya-karya besar gubahan George F. Handel, Johann S. Bach, Wolfgang A. Mozart, F. Joseph Haydn, Johannes Brahms, Felix Mendelssohn, P. I. Tchaikovsky, dan bahkan kesembilan simfoni dari Ludwig van Beethoven. Seorang yang bukan lulusan filsafat, tetapi telah diundang mengajar filsafat, sejarah, dan begitu banyak pengetahuan dunia ini untuk menjadi berkat bagi berjuta-juta manusia.

 

Selama 64 tahun beliau sudah berkhotbah lebih dari 35.000 kali kepada lebih dari 32 juta manusia dan membawa lebih dari 480.000 orang menyerahkan diri menjadi hamba Tuhan, di sekitar 600 kota dan di lebih dari 20 negara di seluruh dunia, termasuk New York, London, Paris, Moskow, St. Petersburg, Hong Kong, Taipei, Tokyo, Singapura, dan berbagai kota lainnya. Pada tahun 2017, beliau yang sudah berusia 77 tahun memimpin kebaktian di 40 kota, baik di dalam maupun di luar negeri, untuk memperingati 500 tahun reformasi. Di Indonesia saja, dari 17 kota, lebih dari 8.200 pemuda menyerahkan diri menjadi hamba Tuhan. Hal ini terdengar seolah tidak mungkin terjadi, sehingga seorang Stephen Tong telah melakukan mission impossible dalam zaman kita. Kiranya Tuhan terus membangkitkan hamba-hamba Tuhan seperti beliau di masa kita sekarang ini.

 

Beliaulah yang telah membangun sebuah concert hall berstandar internasional di Indonesia, yang telah dikonfirmasi oleh dirigen simfoni orkestra Vienna sebagai concert hall dengan akustik terbaik keempat di dunia setelah Concertgebouw di Amsterdam, Wiener Musikverein di Vienna, dan Altes-Schauspielhaus di Berlin. Beliau juga telah mendirikan Sofilia Fine Art Center yang memiliki koleksi gabungan berbagai karya seni Barat dan Timur, khususnya koleksi seni Tiongkok yang terbaik di dunia.

 

Pelayanan Pak Tong juga menjangkau dunia pendidikan dengan mendirikan Sekolah Kristen Calvin (SKC) dan Calvin Institute of Technology (CIT). Diumumkan akan didirikan pada 2003, Sekolah Kristen Calvin akhirnya berdiri pada 2008 dengan 17 siswa SMP pada angkatan pertama. Kiranya semangat beliau terus menginspirasi perjalanan Sekolah Kristen Calvin di dalam membentuk karakter Kristiani yang beriman, berilmu, dan berperasaan tanggung jawab sebagai penerus bangsa.