Kamping bukan sekadar tentang merasakan tinggal di alam terbuka. Di dalamnya, murid belajar untuk menjadi pribadi yang lebih tangguh, mandiri, dan peka terhadap orang lain.
Selama tiga hari, murid-murid mengikuti berbagai kegiatan, mulai dari latihan baris-berbaris, pendidikan wawasan kebangsaan, latihan kedisiplinan, memasak bersama, hingga berbagai aktivitas yang menumbuhkan kebersamaan. Mereka juga belajar menghadapi ketidaknyamanan, mencoba hal-hal baru, serta memahami bagaimana bekerja sama dan bertahan dalam situasi yang tidak selalu mudah.
Pembelajaran tidak berhenti pada teori. Melalui pengalaman secara langsung, murid belajar menghargai sesama, memimpin dengan tanggung jawab, dan melayani dengan ketulusan hati di dalam komunitas. Mereka juga belajar mensyukuri berkat-berkat yang Tuhan telah berikan, yang sering kali baru semakin disadari ketika kenyamanan tidak lagi tersedia.
Kiranya pengalaman dalam Kamping Pramuka ini menjadi bekal berharga bagi murid-murid untuk terus bertumbuh menjadi pribadi yang mampu menghargai, memimpin, dan melayani sesama di tengah keluarga, komunitas, dan masyarakat.
Tonton liputannya di bawah ini!
🏕️ Kamping Pramuka SMP Kristen Calvin
📍 Telaga Cikeas | 21–23 September 2026
“Menghargai, Memimpin & Melayani Sesama”
—